Pameran Seni Rupa

Pelaksanaan:

Waktu : 9-15 September 2019

Tempat : Pendopo Bupati Lebak


Jenis karya : lukisan, fotografi, fesain grafis, patung, instalasi.

Kurator : Heru Hikayat dan Raden Surachman

Pengantar Kuratorial:

Sejarah telah mencatat kebobrokan praktik politik yang dilakukan kolonial Belanda di sebuah residen bernama Lebak. Hal ini terungkap dengan diterbitkannya 'Max Havelaar' karya Multatuli (Eduard Douwes Dekker) pada 1860 yang menggegerkan bangsa Belanda sendiri dan Eropa pada umumnya. 


Lebak mempunyai kedudukan tersendiri dalam sejarah berdirinya negara Indonesia. Banyak tokoh perjuangan kemerdekaan yang lahir di Lebak maupun yang mempunyai keterkaitan historis dan emosional antara lain Tan Malaka, Agoes djaja, Otto Djaja dan Pramoedya Ananta Toer.


Agoes Djaja dan Otto Djaja merupakan dua tokoh yang bisa dikatakan unik. Mereka adalah seniman yang pernah berkarir di dunia militer. Agoes Djaja pernah menjadi ketua PERSAGI (1937-1942) yang menjadi tonggak sejarah perkembangan seni lukis Indonesia. Secara garis besar, dalam Max Havelaar maupun dalam karya Agoes Djaja dan Otto Djaja akan tampak ekspresi jiwa rakyat yang sebenarnya. 


Persoalan sosial budaya yang bersifat lokal, peristiwa keseharian, maupun kondisi alam, mitos, cerita rakyat dan sindiran mampu terekam dengan baik yang akhirnya menjadi pelengkap dalam perkembangan sejarah budaya bangsa. Berangkat dari hal tersebut, kami mengundang para seniman Banten perorangan yang kreatif dan inovatif untuk berpartisipasi dalam Festival Seni Multatuli 2019 dengan mengirimkan karya terbaiknya. Karya yang lolos seleksi oleh tim kurator akan mendapatkan kesempatan untuk dipamerkan di pameran "Merawat semangat Seni Rupa sebagai Dokumen Seni Budaya Bangsa."


Petunjuk Teknis

  • Karya 2 dimensional (lukisan, desain grafis, fotografi)

ukuran maksimal 120cm x 120cm,

  • Karya 3 dimensional (patung)

ukuran maksimal P: 100 x L: 100 x T: 100cm,

  • Karya instalasi

ukuran:

dalam ruang: P: 120 x L: 120 x T: 200cm

luar ruang: P: 200 cm x L: 200 cm T: 300cm

Base/ pedestal disediakan oleh masing-masing peserta


Seleksi Karya

  • Seniman boleh mengirimkan maksimal 2 karya yang akan diseleksi melalui mekanisme kuratorial.

  • Foto karya resolusi minimal 1 Mb dan konsep karya serta biodata seniman dalam format word, dikirimkan ke e-mail: senirupa.fsm2019@gmail.com, selambat-lambatnya tgl 31 Agustus 2019

  • Karya yang telah lolos seleksi akan diumumkan dan dapat dilihat di web Festival Seni Multatuli 2019, pada tanggal 2 September 2019.

    Pengiriman Karya

    • Peserta yang lolos seleksi wajib mengantarkan karyanya ke Museum Multatuli

    • Panitia menyediakan biaya transportasi bagi peserta yang karyanya lolos kurasi

    • Panitia bertanggung jawab untuk menjaga karya selama pameran berlangsung

    • Panitia bertanggung jawab untuk mengembalikan karya ke masing-masing peserta

      Narahubung: 

      Uday +6287772020119 (WA)

      Timeline Acara

      • Batas pengiriman konsep, foto karya, dan biodata seniman melalui email

      • Pengumuman karya terpilih di web resmi FSM

      • Pengiriman karya ke lokasi pameran

      • Pameran seni rupa selama FSM berlangsung