Wayang Golek Tradisi Lokal Yang Mendunia

LEBAK, REDAKSI24.COM- Budaya dapat mempersatukan bangsa. Karena budaya tidak membedakan suku, ras dan agama. Bahkan melalui budaya pula bangsa dapat dipersatukan dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)

Demikian kata Bupati Lebak, Iti Octavia Jayabaya dalam sambutannya pada malam puncak Festival Seni Tradisional yang merupakan bagian dari rangkaian kegiatan festival seni multatuli atau

FSM tahun 2019 di Alun-Alun Kota Rangkasbitung, Lebak, Banten, Sabtu (14/9/2019).

Dalam kegiatan yang mempertunjukkan

berbagai macam kesenian tradisional seperti, wayang golek dari group Giri Komara yang di pimpin oleh Apep Huday, kesenian Ubrug, Lengkong dan karinding, Iti mengajak seluruh elemen masyarakat agar turut serta mensukseskan visi pemerintah daerah dengan parawisatanya. Karena melalui sektor parawisata, dirinya merasa yakin, perekonomian masyarakat di Kabupaten Lebak akan meningkat.

”Kami mohon dukungan dan partisipasinya, karena tanpa adanya dukungan dari stakeholder, salah satunya masyarakat, visi misi ini tidak akan terlaksana,” ujar Iti .

Sementara itu, Kepala Balai Pelestarian Nilai dan Budaya (BPNB) Jawa Barat, Jumhari mengatakan, masyarakat khususnya generasi muda harus dapat merawat tradisi budaya, Karena, katanya, tradisi itu merupakan identitas bangsa. Salah satunya adalah seni tradisi wayang golek yang kini sudah menjadi warisan tradisi budaya dunia.

”Kepada masyarakat Lebak dan adik-adik ku generasi muda bahwa tradisi sebagian dari identitas budaya lokal maupun nasional, harus mendapat tempat. Caranya bagaimana, dengan merawat tradisi tersebut,” ungkap Jumhari.

Jumhari juga mengapresiasi pemerintah daerah Lebak, karena Lebak menjadi kabupaten pertama yang telah menyelesaikan penyusunan pokok-pokok kebudayaan daerah di Provinsi Banten. “Kami merasa bahagia merasa tersanjung karena kami dilibatkan dalam kegiatan festival seni Multatuli yang kedua ini,” pungkas Jumhari.

Untuk diketahui malam puncak Seni Tradisional dengan menampilkan pertunjukan wayang golek dihadiri oleh ribuan masyarakat yang turut menyaksikan sebagai salah satu tradisi budaya nasional bahkan dunia. (Yusuf/Aan)