Once Mekel: Menyatukan Harmoni di FSM 2025

Once Mekel: Menyatukan Harmoni di FSM 2025

“Kolaborasi Once dengan paduan suara lokal di FSM 2025 menunjukkan bahwa musik bisa menyatukan semua orang, tanpa memandang perbedaan dan batasan usia.”

Elfonda Mekel, yang lebih dikenal dengan nama panggung Once Mekel, lahir di Makassar pada tanggal 21 Mei 1970. Sejak kecil, Once dibesarkan dalam lingkungan yang mencintai seni, meskipun ia melanjutkan pendidikannya di jurusan hukum. Ia meraih gelar Sarjana Hukum di Universitas Indonesia, namun minatnya terhadap musik sudah terlihat sejak masa sekolah di mana ia aktif bernyanyi dalam berbagai acara. Karirnya meroket setelah ia bergabung dengan band legendaris Indonesia, Dewa 19, pada tahun 2000.

Vokalis Dewa 19 yang Mewarnai Era 2000-an

Sebagai vokalis utama Dewa 19, Once menjadi simbol musik Indonesia di era 2000-an. Suaranya yang unik, kuat, jernih, dan emosional memberikan sentuhan baru bagi band yang sudah berkarya lebih dari sepuluh tahun. Bersama Dewa 19, Once menciptakan album-album terkenal seperti “Bintang Lima” (2000), “Cintailah Cinta” (2002), dan “Laskar Cinta” (2004) yang melahirkan berbagai hits besar seperti Roman Picisan, Separuh Nafas, dan Arjuna.

Pada masa ini, menempatkan Once di posisi salah satu vokalis terbaik di Tanah Air, bahkan memberinya julukan “suara emas”. Kesuksesannya bersama Dewa 19 memperkuat posisinya di industri musik Indonesia, tidak hanya sebagai penyanyi, tetapi juga sebagai ikon budaya populer.

Karier Solo dan Eksplorasi Musikal

Setelah berpisah dari Dewa 19 pada tahun 2011, Once memilih untuk melanjutkan karir solo. Ia merilis karya-karya yang lebih personal dan mendalam. Lagu “Dealova” yang awalnya terkenal lewat soundtrack film semakin memperkuat reputasinya sebagai penyanyi dengan vokal yang mampu menyentuh perasaan.

Karir solonya tidak hanya terbatas pada pentas musik, tetapi juga memperluas cakupan musik di Indonesia. Once menjelajahi berbagai genre, dari pop, rock, hingga musik yang lebih inovatif. Ia aktif berkolaborasi dengan banyak musisi dan orkestra, menegaskan komitmennya pada kemajuan musik Indonesia yang inklusif dan progresif.

Once dan Dimensi Akademis

Selain sebagai musisi, Once juga memiliki sisi akademis yang jarang diketahui. Setelah meraih gelar Sarjana Hukum di Universitas Indonesia, ia terlibat dalam penelitian melalui kerjasama antara LIPI dan CSIRO. Pada tahun 1997, pita suaranya yang sempat terganggu kembali pulih. Pada tahun 1998, setelah meninggalkan proyek MSI LIPI, Once kembali fokus pada musik. Bersama Ahmad Dhani, ia menggarap film Kuldesak (1998).

Kehadiran Once di FSM 2025

Di tahun 2025, Once Mekel akan tampil di Festival Seni Multatuli (FSM) Semarak Budaya Indonesia yang diselenggarakan di Rangkasbitung. Dalam acara ini, ia tidak hanya akan tampil sebagai musisi yang berkolaborasi dengan paduan suara lokal, tepatnya paduan suara 50 pelajar dari jenjang SMP dan SMA atau SMK se-Rangkasbitung.

Kerja sama ini akan menampilkan sebuah pertunjukan musik yang bukan hanya sekadar hiburan, melainkan juga simbol persatuan dan kesinambungan seni. Penampilannya diharapkan menjadi momen yang menyatukan warisan budaya, semangat generasi muda, dan suara legendaris Once Mekel dalam satu harmoni yang menakjubkan.

Yuk, Nyanyi Bareng di FSM 2025!

Ada tiga lagu yang akan dinyanyikan oleh Once, yaitu “Oh Negeriku”, “Simponi yang Indah”, dan “Generasi”. Mari kita hafalkan lagunya untuk bernyanyi bersama Once dan 50 siswa di panggung utama Festival Seni Multatuli 2025 Semarak Budaya Indonesia.

Once Mekel bukan sekadar seorang penyanyi, melainkan juga lambang perjalanan musik Indonesia dari waktu ke waktu. Dengan latar belakang pendidikan, pengalaman bersama Dewa 19, serta karirnya sebagai penyanyi solo, ia telah meninggalkan jejak yang signifikan dalam sejarah musik di tanah air.

Kehadirannya di FSM 2025 bersama pelajar Rangkasbitung akan menjadi bukti konkret bahwa musik punya kekuatan untuk menyatukan perbedaan, melampaui batasan generasi, serta menghadirkan harmoni yang abadi.

Yuk, hadiri dan saksikan penampilan Once Mekel dan 50 pelajar se-Rangkasbitung pada 6 September 2026 Pukul 19.00 s.d. 21.00 WIB di Panggung Utama Festival Seni Multatuli 2025 Semarak Budaya Indonesia, di jalan Alun-Alun Timur Rangkasbitung!

Ikuti informasi terbaru rangkaian kegiatan Festival Seni Multatuli 2025 Semarak Budaya Indonesia melalui media sosial: Instagram | TikTok | Facebook | YouTube Channel: @festivalsenimultatuli X (Twitter): @FS_Multatuli

Baca lebih banyak informasi di: www.festivalsenimultatuli.id

Acara ini terselenggara berkat Program Aspirasi Bonnie Triyana (Anggota Komisi X DPR RI), Kementerian Kebudayaan RI, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), dan Pemerintah Kabupaten Lebak.