Asa Mengangkat Festival Seni Multatuli ke Panggung Dunia

Harnas.co  Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Lebak Wawan Ruswandi optimistis, gelaran Festival Seni Multatuli (FSM) 2019 akan menjadi magnet global.

"Kami mencatat wisatawan yang datang pada acara festival yang telah berakhir pada 15 September lalu mencapai 34 ribu orang, termasuk wisatawan dari negara tetangga, juga Belanda," kata Wawan, Kamis (18/9).

Hampir semua wisatawan ambil bagian dalam setiap kegiatan seperti napak tilas Multatuli, karnaval kerbau, kontes kerbau, teater, pemutaran film, seni lukis, serta seni wayang golek dan seni Badui.

Mereka juga mengenal lebih jauh sejarah Multatuli yang lahir di Lebak, Banten-daerah yang berjuluk Seribu Madrasah. Sosok di balik novel Max Havelaar, karya pena Multatuli, yang merupakan bagian dari sejarah dunia.

"Kami yakin Multatuli menjadikan sejarah peradaban manusia di dunia dan bukan milik Kabupaten Lebak saja," kata dia, menjelaskan.

Wawan mengatakan, tahun depan gelaran FSM bertepatan dengan 200 tahun Multatuli. FSM 2020 dijanjikan akan lebih meriah dengan acara-acara yang akan ditampilkan dan mengundang wisatawan dari berbagai negara dunia.

Pelaksanaan kegiatan FSM 2019 memasuki dua tahun berjalan sukses. Ia berharap ini andil mendongkrak pertumbuhan ekonomi daerah.

Bupati Lebak Iti Octavia Jayabaya berkomitmen menetapkan FSM sebagai agenda tahunan. "Ini salah satu warisan sejarah untuk mengenang peradaban manusia pada zaman kolonial Belanda," kata dia.

Feed Terbaru

Dinas Lebak: Festival Seni Multatuli Dikunjungi Ribuan Wisatawan

Dinas Lebak: Festival Seni Multatuli Dikunjungi Ribuan Wisatawan

Menyoal Tubuh-Tubuh Peduli Multatuli

Menyoal Tubuh-Tubuh Peduli Multatuli

Asa Mengangkat Festival Seni Multatuli ke Panggung Dunia

Asa Mengangkat Festival Seni Multatuli ke Panggung Dunia