Di sebuah pasar rakyat di Banten Selatan pada awal tahun 1950-an, hiruk pikuk pedagang dan pembeli menjadi latar keseharian masyarakat yang berjuang di tengah keterbatasan. Pasar bukan hanya tempat tawar-menawar harga, tetapi juga ruang pertemuan berbagai wajah kehidupan: pedagang yang saling berebut pembeli, pengamen yang melantunkan nada sendu, banci yang menjadi penghibur dengan celetukan jenaka, hingga copet yang akhirnya tertangkap basah oleh massa.
Ranta, seorang lelaki desa yang sudah berumur memiliki lurus hati dan kritis terhadap ketidakadilan. Ia menyaksikan bagaimana masyarakat kecil semakin terhimpit, sementara para penguasa lokal justru menangguk keuntungan dari situasi yang kacau. Ranta bersiteru dengan Juragan Musa, orang kaya yang licik dan berpengaruh, namun diam-diam terlibat dalam jaringan pemberontakan DI/TII di wilayah Banten Selatan.
Pertentangan keduanya semakin memanas ketika Ranta menolak tunduk pada tekanan Musa, yang mencoba memanfaatkan kekuatan pasar sebagai sarana memperluas pengaruh pemberontakan. Intrik, hasutan, dan perebutan pengaruh pun tak terelakkan. Masyarakat pasar menjadi saksi sekaligus korban, terhimpit antara kebutuhan hidup dan tarik-menarik kepentingan politik.
Kisah ini menggambarkan pergeseran antara kepentingan ekonomi rakyat kecil dengan arus besar ideologi pemberontakan. Pasar rakyat menjadi simbol kehidupan sosial yang rapuh—tempat di mana kelucuan, tragedi, harapan, dan perlawanan berpadu. Pada akhirnya, teater ini menyingkap pergulatan batin manusia biasa yang terseret pusaran sejarah besar: apakah mereka akan memilih bertahan dengan kejujuran, atau tergoda pada kekuasaan yang menjanjikan keuntungan sesaat?
Tim Produksi
- Pemain :
- Rusdi Rustandi : Juragan Musa
- Jundan Firdaus : Ranta
- Rahmat Zidan : Penjual Ayam
- Eka Ramdani : Ireng dan Pembeli
- Siti Fadiah : Istri Musa dan Pedagang
- M. Mahmud : Pengawal Musa 1
- Ades Alvian : Pengawal Musa 2
Talent : Komandan, Intel, Lurah dan figuran pasar
- Nurishayati : Pembeli
- Mirnawati : Tukang Arisan
- Suhendar : Tukang Semir Sepatu
- Anindi Sinta Rahayu : Pembeli
- Berliana Asri : pembeli
- Juheti : Pembeli
- Nazwa Oktaviani : Pedagang
- Haikbal : Tukang Copet + Aki
- Padli : Pembeli + incu Aki
- Fajar : Penjual + Intel
- Hasbi : Intel
- Tesar Fadilah : Intel
- Sindi : Penjual
- Aden : Jaro
- Anak buah Soni : komandan
Tim Musik
- Soni Kuncoro
- Ajat Sudrajat (Abah ajat)
- Alvin Yusmizar
- Vreza
Artistik: Wahyu Rian Eka Saputra
Sutradara: DC Aryadi Asisten Sutradara: Rusdi Rustandi
