Dihari kedua ini, banyak keseruan yang terjadi dalam proses acara. Para peserta yang terdiri dari 25 seniman undangan dari berbagai komunitas seni tradisi yang ada di kab. Lebak. Bersama-sama belatih dan dimentori oleh pemateri. Ismet Ruchimat (Dosen ISBI Bandung & paraktisi seni tradisi) dan Purwa Rahayu (praktisi seni tradisi).
Category: Acara
Lokakarya Angklung Buhun hari 1
Acara lokakarya Angklung Buhun Festival Seni Multatuli 2021. Dengan mengusung tema “Buhunna Sora”. Merupakan pra-acara FSM 2021.
Pengumuman Lolos Abstrak
Selamat kepada 15 abstrak terpilih Simposium Festival Seni Multatulli 2021 "Manis Tapi Tragis"
Undangan Menulis Cerita Anak
Hallo kawan Multatuli Di FSM 2021 program penerbitan buku hadir kembali! Ada Undangan menulis buat kamu nih! Program penerbitan ini mengangkat cerita anak dengan tema “Harta Karun dari Tanah Karuhun”. Berfokus pada nilai sejarah, budaya, moral, dan bahasa lokal Kabupaten Lebak. 20 karya terpilih akan dibukukan dan penulisnya diundang saat launching buku dan talkshow melalui...
Undangan Simposium
Multatuli dan novelnya Max Havelaar merupakan suatu fenomena, khususnya pada fragmen Saidjah-Adinda. Sebuah kisah cinta yang “manis tapi tragis”, yang oleh segelintir kalangan dianggap sebagai kisah paling “berhasil sebagai susastra” dari keseluruhan novel Max Havelaar. Sebuah kisah yang mungkin dapat disejajarkan dengan kisah-kisah cinta lainnya yang tak lekang oleh zaman, seperti Romeo-Juliet Shakespeare, Laila-Majenun Nizami, Roro Mendut-Pronocitro, dan sebagainya.




